Aksi Gematri “Borgol Helmi Hasan”

Mahasiswa Universitas Bengkulu yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (GEMATRI) pada hari Selasa, 16 Juni 2015 menggelar aksi dan teatrikal di depan Kantor Kejari Bengkulu di Jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Anggut Atas. Aksi bertema “Borgol Helmi Hasan” itu bertepatan dengan dua hari masa jabatan I Made Sudarmawan, S.H, M.H. yang saat ini menjadi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) baru.

Aksi tersebut juga diikuti dengan hearing 8 orang perwakilan mahasiswa dengan Kepala Kejari. Dalam aksi dan hearing tersebut mahasiwa menuntut Kejari agar tegas dalam menindak kasus Bansos yang saat ini telah ditetapkannya Helmi Hasan sebagai tersangka. Kejari harus membuktikan kepada publik bahwa tidak ada deal-deal politik antara Kejari dan Helmi Hasan, karena kepulangan Helmi Hasan bertepatan dengan mutasi antara Kepala Kejari lama dengan Kejari baru. Pada dasarnya Helmi Hasan juga telah melanggar UU NOMOR 8 TAHUN 1981 TENTANG HUKUM ACARA PIDANA dan UU Nomor 23 TAHUN 2014 TENTANG PEMERINTAH DAERAH sehingga tidak ada alasan lagi menangguhkan penahanan terhadap orang nomor 1 di Kota Bengkulu ini.

Dalam kesempatan tersebut, I Made Sudarmawan berjanji akan menetapkan Kasus Bansos ini sebagai Prioritas Utama dan diestimasikan sebelum Idul Fitri kasus ini sudah selesai. “Tidak ada intervensi pihak manapun dalam kasus ini, dan kedepan kami akan menetapkan kasus ini sebagai prioritas utama”. ungkap I Made.
Terkait penahanan Helmi Hasan, I Made mengungkapkan bahwa harus sesuai prosedur yang benar dan ada izin dari Kemendagri. Sehingga sampai sekarang pihak Kejari belum bisa menyeret Helmi Hasan ke ruang tahanan.

gematri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *